Optimalisasi Asesmen dan Penilaian dalam Kurikulum Merdeka sebagai Instrumen Peningkatan Kualitas Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.67315/gentabangsa.v1i02.78Keywords:
Asesmen, Kurikulum Merdeka, Kualitas Pembelajaran, Penilaian, Pembelajaran BerdiferensiasiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi asesmen dan penilaian dalam Kurikulum Merdeka sebagai instrumen peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis berbagai literatur ilmiah, buku akademik, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian yang relevan mengenai implementasi asesmen dalam Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, jenis, prinsip, strategi implementasi, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan asesmen. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen dalam Kurikulum Merdeka meliputi asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Optimalisasi asesmen dipengaruhi oleh kompetensi profesional guru, pemanfaatan teknologi digital, penggunaan instrumen asesmen autentik, budaya refleksi, serta dukungan kebijakan sekolah. Kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman guru, beban administrasi, keterbatasan sarana, dan belum optimalnya integrasi teknologi dalam proses asesmen. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru, pengembangan pembelajaran berdiferensiasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi strategi utama untuk meningkatkan efektivitas asesmen sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








