Pengelolaan Keuangan dan Manajemen Risiko Tour Domestik serta Haji-Umrah di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.67315/nalarbhinneka.v1i02.52Keywords:
Pengelolaan Keuangan, Tour Domestik, Haji dan Umrah, Manajemen Risiko, TransparansiAbstract
Penelitian ini menganalisis pengelolaan keuangan pada industri tour domestik dan haji-umrah di Indonesia, dengan fokus pada konsep dasar pengelolaan keuangan, strategi mitigasi risiko finansial, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengkaji literatur, regulasi, dan hasil riset terkait dalam rentang waktu 2021-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang sistematis meliputi perencanaan, pelaksanaan, administrasi, pelaporan, dan pertanggungjawaban sangat krusial untuk stabilitas arus kas. Pada tour domestik, pencatatan masih dominan menggunakan Microsoft Excel secara manual, sementara pengelolaan dana haji-umrah diatur ketat oleh Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 dengan prinsip syariah dan pengawasan BPK. Manajemen risiko terstruktur terhadap pembatalan, keterlambatan pembayaran, dan perubahan harga terbukti efektif meminimalkan gangguan finansial. Transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi moral dan sosial dalam membangun kepercayaan publik. Penelitian ini merekomendasikan digitalisasi sistem pencatatan dan pengetatan kebijakan uang muka untuk meningkatkan efisiensi dan kepercayaan konsumen.








