Komparasi Konsep Dan Mekanisme Eksekusi Hukuman Mati Dalam Hukum Pidana Islam dan Hukum Pidana Positif di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.67315/al-jinan.v1i3.115Keywords:
Hukuman Mati, Hukum Pidana Islam, Hukum Pidana Positif, Qishash, KUHPAbstract
Hukuman mati merupakan sanksi pidana paling ekstrem karena berkaitan langsung dengan pencabutan hak hidup seseorang, sehingga penerapannya senantiasa menimbulkan perdebatan, baik dalam hukum pidana Islam maupun hukum pidana positif Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan mekanisme eksekusi hukuman mati dalam kedua sistem hukum tersebut serta mengidentifikasi persamaan dan perbedaannya. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis komparatif terhadap sumber primer berupa Al-Qur’an, Hadis, dan peraturan perundang-undangan, serta sumber sekunder berupa artikel jurnal ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum pidana Islam menempatkan hukuman mati dalam bingkai qishash, hudud, dan ta’zir yang berorientasi pada maqashid al-syariah, dengan ruang restorasi melalui pemaafan dan diyat. Hukum pidana positif Indonesia mengatur pidana mati dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 sebagai pidana khusus yang bersifat alternatif dan bersyarat. Persamaan mendasar terletak pada tujuan menegakkan keadilan dan ketertiban, sedangkan perbedaan utama terdapat pada sumber hukum, kedudukan korban, serta tata cara eksekusi.
References
Adelina, R., & Zulkarnain. (2024). Eksternalisasi Penerapan Hukuman Mati Terorisme dalam Perspektif Pidana Islam: Studi Komparasi Indonesia dan Mesir. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam, 16(2), 288–306. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v16i2.8854
Amrullah, M. A. (2024). Paradigm Shift of Death Penalty Regulation in the New Criminal Code (KUHP) of Indonesia. Lentera Hukum, 11, 24. https://doi.org/10.19184/ejlh.v10i1.45809
Arafat, M., & Asmuni. (2025). Implementation of Maqashid al-Syariah in Islamic Criminal Law in Muslim Countries: A Comparative Study in Saudi Arabia, Iran, Malaysia, and Indonesia. AL-SULTHANIYAH, 14(1), 45–68. https://doi.org/10.37567/al-sulthaniyah.v14i1.3577
Arief, A. (2019). Problematika Penjatuhan Hukuman Pidana Mati dalam Perspektif Hak Asasi Manusia dan Hukum Pidana. Kosmik Hukum, 19(1). https://doi.org/10.30595/kosmikhukum.v19i1.4086
Ayusriadi, A., Razak, A., & Hamid, M. A. (2018). Perspektif Hukum Islam Terhadap Hukuman Mati Berdasarkan Undang-Undang Terkait Hak Asasi Manusia Di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, 7(2), 226. https://doi.org/10.30652/jih.v7i2.5364
Dee, M. La, Efendi, S., Harahap, E. H., & Amrullah, M. S. (2025). Dinamika Hukum Pidana Dalam Konteks Keadilan. PT. Media Penerbit Indonesia.
Dewanto, D. R., & Susanti, R. (2023). Hukuman Mati Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KitabUndang-Undang Hukum Pidana Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Wijayakusuma Law Review, 5(1), 64–70. https://doi.org/10.51921/wlr.w1ec3b97
Efendi, R. (2017). Pidana Mati Dalam Perspektif Hukum Pidana Dan Hukum Pidana Islam. JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 16(1), 125. https://doi.org/10.31958/juris.v16i1.965
Efendi, S. (2023). Analisis Sanksi Pidana dalam Hukum Islam Pendekatan Teoritis dan Pustaka. MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 3(2), 151–162. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v3i2.3524
Falevi, Y., Zain, M. A., Bhaswara, N. G., Rafli, M., Putra, A. S., & Mulyadi. (2023). Implikasi Penjatuhan Hukuman Mati Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia. Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial, 2(3), 105–113. https://doi.org/10.55606/jhpis.v2i3.1847
Hakim, L., & Hasibuan, E. S. (2026). Pidana Mati Perspektif Hukum Islam dan Hukum Nasional. AL-SULTHANIYAH, 15(1), 37–46. https://doi.org/10.37567/al-sulthaniyah.v15i1.4578
Hamdi, S., & Efendi, S. (2022). Konsep Keadilan Delik Pembunuhan Dalam Hukum Positif Indonesia dan Hukum Islam. Maqasidi: Jurnal Syariah Dan Hukum, 2(2), 144–159. https://doi.org/10.47498/maqasidi.vi.1558
Heriyono, H. (2020). Pelaksanaan Hukuman Mati Dalam Persepektif Hak Asasi Manusia. Indonesian Journal of Law and Policy Studies, 1(1), 76. https://doi.org/10.31000/ijlp.v1i1.2636
Hikmah, H., & Sopoyono, E. (2019). Kebijakan Formulasi Sanksi Pidana Mati Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi Berbasis Nilai Keadilan. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), 78. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i1.78-92
Ikhwan, M., Efendi, S., Wahyudi, M. A., NZ, A., & Masykar, T. (2026). Maqasid al-Sharia and Ethical Humanism: Reconstruction of Contemporary Islamic Legal Thought. Dirasat Al-Islamiyat: International Journal for Islamic Studies, 1(1), 56–78.
Ishwara, A. S. S., Rodliyah, R., & Pancaningrum, R. K. (2025). Implementation of Capital Punishment in Indonesia Based on Humanity, Ethics, and Morality Aspects: A Utilitarian Justice Perspective. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 203–222. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.435
Jauhari, J. (2024). Penerapan Prinsip Maqashid Syariah Dalam Perundang-Undangan Di Indonesia. Karimiyah, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.59623/karimiyah.v4i1.49
Junus, M. D. @ M., Muhamad Husin, N. K., Abidin, N. H. Z., Khadzali, N. R., & Ma’dan, M. (2024). Ethical Governance through Maqasid Shariah Perspective: A Conceptual Framework. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 14(10). https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v14-i10/23148
Keri, I., Misbahuddin, D., & Wahid Haddade, D. (2022). Kontekstualisasi Teologi Keadilan Dalam Hukum Qishash Dan Poligami. AL-SYAKHSHIYYAH Jurnal Hukum Keluarga Islam Dan Kemanusiaan, 4(2), 137–157. https://doi.org/10.30863/as-hki.v4i2.2950
Kristanto, K., Noerdajasakti, S., Nugraha, S., Fransisco, F., & Mugopal, U. (2024). Pidana Mati Dan Hak Hidup Sebagai Non Derogable Rights Di Indonesia Yang Berkepastian Hukum.
Lubis, J., Hidayat, E. F., Efendi, S., Rasiwan, I., Ishaq, F. M., Trisista, R. G. M., Minabari, A., Kartono, K., Nggeboe, F., & Wibowo, D. E. (2025). Pengantar Hukum Pidana. Adikara Cipta Aksa. https://doi.org/10.70565/617674
Maulidar, M. (2022). Korelasi Filosofis Antara Restorative Justice Dan Diyat Dalam Sistem Hukum Pidana Islam. At-Tasyri’: Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah, 13(2), 143–155. https://doi.org/10.47498/tasyri.v13i2.856
Mubarok, M. Z., & Mubarok, M. H. (2025). Paradoks Percobaan Dan Komutasi Hukuman Mati Dalam Kuhp Baru: Reformasi Vs Pengingkaran Hak Hidup Absolut. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 9753–9763. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2688
Muhamad, M. M. bin, Shariff, A. A. M., Rajamanickam, R., Abdul Rahman, M., Zahid, A., & Ismail, N. (2015). Qarinah: Admissibility of Circumstantial Evidence in Hudud and Qisas Cases. Mediterranean Journal of Social Sciences. https://doi.org/10.5901/mjss.2015.v6n2p141
MZ, H., Efendi, S., Khamisan, K., & Risaldi, M. (2023). Keadilan Sebagai Maqāṣid Al-Ḍarūriyyāt Dalam Kebutuhan Sosial Modern. Indonesian Journal of Shariah and Justice, 3(2), 247–268. https://doi.org/10.46339/ijsj.v3i2.47
Nurohim, M., Nurmala, L. D., Wijaya, S. A., & Efendi, S. (2025). Buku Referensi Hukum Pidana Asas, Teori dan Praktik. PT Media Penerbit Indonesia.
Pratama, D. W., Wafa, H. I., Efendi, S., Arzaqi, N., Rasiwan, I., Ginting, N. M., Ramiyanto, Aziz, I. R., & Putriyana, A. (2025). Kriminologi (Suatu Pengantar). Adikara Cipta Aksa.
Ramadhan, R. A., Wafiroh, A., & Kurniawan, C. S. (2024). Penerapan Hukuman Mati di Indonesia perspektif Maqasid al-Shari’ah. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah Dan Hukum, 5(1), 27–49. https://doi.org/10.15642/mal.v5i1.198
Saifuddin, S., Ali Tajuddin, H. H., Yahya, M. A., Abd Rahman, M. R., & Hashim, F. Y. (2024). Examining The Application Of Standard Of Proof In Criminal Cases: A Comparative Analysis Of Islamic Law And Common Law In Malaysia. Malaysian Journal of Syariah and Law, 12(1), 11–22. https://doi.org/10.33102/mjsl.vol12no1.491
Serbabagus, S., Andreianto, F. D., Munir, A., & Hudi, M. (2024). Enforcement of Reduced Punishment for Perpetrators of Terrorism Crimes against Death Penalty Punishment. Jurnal Hukum Replik, 12(1), 297–311. https://doi.org/10.31000/jhr.v12i1.10361
Siagian, R. J., & Zulheldi, Z. (2024). Pemikiran Muhammad Syahrur; Theory of Limit ( Teori Batas). Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 8(1). https://doi.org/10.35132/albayan.v8i1.765
Sipayung, B., Manullang, S. O., & Siburian, H. K. (2023). Penerapan hukuman mati menurut hukum positif di Indonesia ditinjau dari perspektif hak asasi manusia. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 134–142.
Siroj, A. M. (2020). Problem Penegakan Hak Asasi Manusia Di Indonesia. HAKAM: Jurnal Kajian Hukum Islam Dan Hukum Ekonomi Islam, 4(1). https://doi.org/10.33650/jhi.v4i1.1368
Suarning, S., Haq, I., Fikri, F., Aminah, S., Resi, R., & Ar, Z. (2025). The Relevance And Application Of Qisas In Contemporary Contexts: A Qur’an Perspective. Al-Qalam, 31(2), 239–254. https://doi.org/10.31969/alq.v31i2.1658
Thorik, A., Anggraeni, A. N., Hubi, Z. B., Darmawan, A., & Kismala, T. P. (2024). Perbandingan Konsep Restorative Justice Dalam Hukum Pidana Islam Dengan Hukum Pidana Indonesia. Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 4(3), 88–96. https://doi.org/10.56393/nomos.v4i1.2100
Tongat, T. (2024). Death penalty in Indonesia: between criminal law and Islamic law perspectives. Legality : Jurnal Ilmiah Hukum, 32(1), 90–104. https://doi.org/10.22219/ljih.v32i1.32335
Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Buku Referensi Metodologi Penelitian Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.
Zakariyah, L. (2012). Islamic Legal Maxims for Attainment of Maqasid-al-Shari‘ah in Criminal Law: Reflections on the Implications for Muslim Women in the Tension Between Shari‘ah and Western Law. In Women in Islam (pp. 117–134). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-94-007-4219-2_9
Zulfadli, Efendi, S., Akbar, K., Syaf, M. N., Hasibuan, K., Gozali, M., Mas’odi, Naitboho, Y. R., Naisabur, N., & HS, D. E. R. (2024). Fiqih Jinayah. Pena Cendekia Pustaka.










